KULINER BSD

Bumi Serpong Damai (BSD) atau BSD City secara administratif berada dibawah pemerintahan kota Tangerang Selatan tepatnya di wilayah kecamatan Serpong. BSD merupakan salah satu kota dengan perencanaan yang baik sejak diresmikan diresmikan pada 16 Januari 1984. Kini BSD menjadi salah satu kota satelit dari Jakarta sebagai  kota mandiri, di mana semua fasilitas disediakan di kota tersebut termasuk kawasan industri, perkantoran, perdagangan, pendidikan, wisata, sekaligus perumahan.

SEJARAH BSD – BUMI SERPONG DAMAI

Tahun 1988 Serpong hanyalah hamparan hutan karet yang tidak produktif lagi. Terdapat jalan aspal yang membelah kota Serpong yang menghubungkan kota Tangerang dan Parung Bogor melalui Gunung SIndur. Saat itu, baru ada jalan tol Kebon Jeruk-Tangerang-Merak untuk menuju area ini. Sebagian besar jalan menuju hutan karet ini berupa jalan tanah, tak beraspal. Kalau musim hujan, jalan berubah jadi kubangan, dan pada musim kemarau, debu-debu berterbangan di jalan itu.

Kawasan Serpong mulai berkembang ketika tahun 1989 Ciputra membangun kawasan Bumi Serpong Damai yang dirancang sebagai kota mandiri. Pengembang Bumi Serpong Damai ini memegang izin lokasi hingga 6.000 hektar. Akses ke Bumi Serpong Damai pun lambat laun mulai terbuka.

Ketika krisis ekonomi melanda negeri ini tahun 1997, industri properti termasuk yang mati suri. Pembangunan di Bumi Serpong Damai juga terhenti. Sekitar lima tahun, industri properti stagnan. Bergairah kembali Tahun 2003-2004, Bumi Serpong Damai beralih kepemilikan. Setelah diambil alih grup Sinarmas, namanya menjadi BSD City. Kelompok Sinar Mas lebih mempolulerkan nama BSD City sebagai pembeda dari developer sebelumnya, dan juga menambahkan slogan “Big City. Big Opportunity” untuk mempromosikan BSD City.

Setelah tahun 2004, industri properti di Serpong mulai bergairah kembali. Sinarmas membangun cluster-cluster baru dengan nama asing, mulai dari De Latinos, The Icon, Sevilla, sampai Foresta.  Kawasan BSD makin berkembang pesat setelah jalan tol BSD-Bintaro-Pondok Indah-TB Simatupang dapat dilalui. Dan semakin berkembang pesat saa tol BSD-Pondok Indah-TB Simatupang tersambung ke Cikunir, yang memudahkan orang yang akan ke tol Jagorawi maupun tol Cikampek. Dan terus dilengkapi dengan berbagai akses tol lainnya yang memudahkan akses ke BSD. Selain itu akses melalui moda transportasi kereta commuter line juga semakin mudah dan nyaman. Ditambah lagi dengan moda transportasi bus seperti feeder Trans Jakarta dan Trans BSD.

Kini 2018, pembangunan infrastruktur BSD City makin meluas. Tumbuh berbagai fasilitas seperti sarana pendidikan mulai dari play group sampai perguruan tinggi, rumah ibadah baik yang dibangun oleh pengembang maupun oleh swadaya masyarakat, taman kota, tempat pembelanjaan, apartemen, perkantoran, dan tentu saja tidak ketinggalan berbagai tempat kuliner nya, yang menjadi khas kuliner BSD.

KULINER BSD

Membicarakan tempat makan memang tidak ada matinya. Sebagai kebutuhan hidup paling primer, makan memang sudah menjadi keharusan bagi siapapun. Saat ini kawasan BSD City menjadi salah satu surganya makanan bagi para pemburu kuliner di Jabodetabek. Para pelaku kuliner BSD menyediakan berbagai jenis makanan enak dari seluruh penjuru negeri. Mulai dari nasi tutug oncom, sushi, hingga all you can eat juga ada. Bukan cuma perut kenyang tetapi puas juga memilih menu-menunya.

Varian harga tempat makan di BSD sangat bervariasi dari 15 ribuan sampai 200 ribuan satu porsi. Rentang harga ini menjadikan kuliner BSD menjadi sasaran bagi para pencari sensasi makan yang gak biasa alias wisata kuliner.

Penampilan kuliner BSD bermacam-macam. Ada yang berupa tenda. Bahkan tanpa tenda, hanya berupa gerobak biasa. Ada yang berupa warung atau kedai atau rumahan yang disulap menjadi tempat makan. Ada yang didalam ruko. Namun ada juga dalam mal-mal besar. Jam buka juga bervariasi. Ada yang buka mulai subuh, ada juga yang spesialis buka malam seperti kuliner di pasar modern. Namun ada juga yang buka 24 jam, termasuk waralaba internasional.

 BUNBUNKULINER BAGIAN DARI KULINER BSD

Diawali dengan mencoba meracik Thai Tea dan Green Tea untuk keluarga pada Oktober 2017, per Maret 2018 telah hadir menjadi bunbunkuliner sebagai bagian dari alternatif kuliner BSD. Bunbunkuliner mempunyai 2 portfolio utama yaitu: minuman atau bunbun drink dan makanan atau bunbun food.

Bunbunkuliner menggunakan dua jalur distribusi atau kami sebut hybrid. Pertama melalui jalur online (e-commerce dan daring seperti go food), kedua melalui jalur konvensional atau jalur offline yaitu jalur distributor dan outlet yang sudah bermitra dengan bunbunkuliner, yang memungkinkan pelanggan bertransaksi langsung lokasi penjualan.

Ciri dari bunbunkuliner adalah cita rasa yang pas di lidah, harga terjangkau, dan mudah diakses. Untuk point mudah diakses, itulah kenapa bunbunkuliner menggunakan jalur hybrid. Dengan membangun jalur hybrid diharapkan akan terbentuk platform bunbunkuliner yang menghubungkan bunbunkuliner dengan bunda-bunda lain yang punya olahan yang khas dan satu visi dengan karakter bunbunkuliner.

Degan demikian, perjalanan bunbunkuliner tidak berhenti hanya kuliner buatan satu bunda saja. Bunbunkuliner membuka kesempatan bunda-bunda lain bergabung selama punya visi sama, yaitu rasa yang pas di lidah, harga terjangkau, dan mudah diakses. Bunda-bunda lain atau ibu-ibu lain yang butuh mitra untuk mengembangkan keahlian mengolah makanan dan minuman dengan khas BUNDA atau IBU-IBU yaitu mengolah dengan hati dan kasih sayang seperti layaknya untuk menyajikan kepada keluarga di rumah, bisa bergabung dengan bunbunkuliner denhgan cara hubungi bunbun.kuliner@gmail.com atau call/WA Dika 08561156565.

Bunbunkuliner telah menjadi bagian dari wisata kuliner di kawasan BSD. Dan akan terus berkembang untuk memberikan pelayanan bagi penikmat kuliner dengan cita rasa pas di lidah, harga terjangkau, dan mudah diakses.

 

#kulinerbsd, #bunbunkuliner

 

 

Tinggalkan Balasan